Sunday, 25 September 2016

BAGAIMANA SEBUAH PUISI YANG BAGUS?


Menjawab pertanyaan demi pertanyaan tentang seperti apa sebuah puisi yang bagus, apa puisi yang memiliki majas yang rumit atau yang to the point ke inti yang dituju ---- dengan menggunakan kata-kata yang telanjang, atau dengan kata-kata biasa tanpa menggunakan majas atau kata-kata yang berlebihan dalam arti melebih-lebihkan dari logika?


Di sini akan saya jelaskan sedikit, agar bisa membuka wawasan saya dan anda yang memang suka menulis atau sekedar penikmat karya sastra ---- puisi. 

Sebagai penulis, penelaah, atau mungkin penikmat seharusnya memang faham apa definisi sebuah puisi dan bagaimana menilai sebuah puisi yang bagus. Tak jarang seorang editor atau penulis hanya bisa melihat sebuah puisi dari sisi makna pesan dalam puisi saja, padahal setiap kalimat dalam puisi rata-rata memang suatu konstruksi klausa yang ditulis penuh pertimbangan. Agar diksi yang dipakai bisa mempunyai satu taste tidak hambar.

Merujuk pada dinifisi puisi itu sendiri, puisi dicipta sebagai suatu penyampaian hati dan pikiran tanpa terkecuali juga sebagai pemberontakan hati secara tak langsung sebagai jalan pintas dari keadaan-keadaan yang terjadi pada kenyataan. Seperti contoh ; sakit hati, marah, rindu, cinta, lingkungan dsb.

Setiap karya sastra mempunyai aturan dan pakem serta bentuk sendiri-sendiri. 
Contoh; saya banyak mendengar, kenapa membuat puisi harus memakai aturan? Kenapa membuat puisi harus banyak aturan? Bukankah puisi itu adalah bahasa hati atau jiwa? 
ini yang perlu kita ketahui dengan baik. Memang benar tak ada aturan untuk menyampaikan isi hati, asal itu memang baik dan benar mungkin selama itu kita tidak akan berada dalam suatu masalah. Tetapi jika cara penyampaian itu tidak baik, kasar atau arogan, mungkin itu akan menjadi suatu masalah untuk anda dalam kehidupan meskipun setiap masalah tidak selalu berurusan dengan hukum. Karena bisa juga masalah itu membuat kita dan tetangga atau teman, atau keluarga menjadi tidak baik, karena mereka tersinggung dengan kata-kata kita yang tidak benar dalam menyampaikan suatu kata dalam sebuah pembicaraan dsb sehingga hubungan antar tetangga, atau teman, atau keluarga menjadi tidak baik. Lalu apa hubungannya dengan puisi? 
Benar adanya tak ada aturan dalam berkarya, kita bebas mengekspresikan kata hati, tetapi jika kita mencurahkannya ke dalam puisi, maka kita harus tahu dulu apa arti puisi. Dan harus tahu juga jika kita ingin berpuisi maka kita harus sedemikian rupa membuat kata-kata itu seperti adanya sebuah puisi. Karena seperti kita tahu puisi adalah sebuah rangkaian kata-kata yang terikat rima dll. Puisi---- sastra mempunyai aturan ciri tersendiri.
.
Puisi pun bisa terbentuk beberapa bagian, ada yang menyampaikan suatu pesan dengan menyamarkan kata-kata agar tidak terlalu vulgar terlihat seperti tulisan puisi biasa sehingga merangsang pikiran para penyuka teka-teki kata atau penelaah puisi untuk memecahkan benang merah yang ada dalam puisi tersebut. Meskipun tidak semua tepat dalam penelaahannya karena pengetahuan orsinil dari setiap puisi tetap ada di otak para penulisnya. 
.
Dua. Adakalanya juga seorang sastrawan tidak bisa mengambil jarak antara objek dan lingkungannya sehingga puisi yang lahir seperti corong atau terompet di mana kata-kata yang tertulis pun hanya kata-kata langsung tanpa penggunaan majas-majas tertentu. Karena adakalanya seorang sastrawan tidak bisa mengambil jarak antara objek imajinasi atau lingkungannya sehingga puisi yang lahir hanya terkesan langsung seperti pemberitahuan atau memberitahukan saja. Puisi seperti ini sering terjadi pada puisi yang bernada protes seperti contoh lagu iwan fals yang berjudul "manusia setengah dewa" di mana lirik depannya terbaca "wahai presiden kami yang baru, kau harus dengan lagu ini". Yang akhirnya menjerumuskan si sastrawan menjadi sekedar terompet belaka. Wujudnya tetap sebuah puisi. 
.
Puisi "to the point", bisa kita lihat dari bagaimana sebuah diksi yang dipakainya, apa memang pemilihan kata-katanya pas atau tidak? sehingga puisi tersebut memilik taste tersendiri jika dinikmati pembaca. 
Jika memang seorang sastrawan pintar bermain kata dan mahir dalam mengolah kata, bagi mereka mungkintidak akan terlalu rumit membuatnya. Meskipun sebuah kata sederhana tetapi bisa menjadi susunan kata yang imajinatif dan baik. 
Sebagai contoh adalah Rendra, di tangan WS Rendra "kata" menjadi sangat lentuk dan lumat mampu dipilin-pilin di dalam alur naratif-asosiatif bertafsir-ganda, dengan kata-kata sederhana tetapi bertenaga kharismatik memutarkan dengan cepat gambar-gambar bergerak teaktrikal berwarna-warni sangat meriah di depan mata pembaca tanpa batas ruang dan waktu berayun-ayun di dunia antah -berantah.
.
Jadi menjawab beberapa pertanyaan bagaimana sebuah puisi yang bagus? Puisi yang bagus adalah puisi yang membentuk puisi itu sendiri tidak kontra diksi dengan hakikat sebuah ---- bentuk ---- puisi. Puisi ya puisi tidak menyerupai kata bijak, prosa, kata mutiara, apalagi menyerupai cerpen atau sastra lainnya. Soal tersampaikan tidaknya sebuah puisi kembali kepada kita dan para penikmatnya. 
.
Kesalahan-kesalahan yang selalu dianggap sepele dalam sebuah puisi adalah ; adanya penyingkatan kata, bunyi yang tak beraturan, penempatan proposisi yang tidak benar, tidak memakai judul, kurangnya pemadatan kata dll. Kesalahan di sana menjadikan sebuah konstruksi kata, makna pesan pada puisi tersebut menjadi kurang atau tidak kuat. Atau intinya menjadi kurang bagus.
.
(Mohon maaf jika banyak kekurangan)


.
Dian rusdi. 2016


Read more

Saturday, 17 September 2016

Bahaya, Banyak Adegan Tidak Senonoh dalam Film Warkop DKI Reborn

Penelitian kami untuk film WARKOP

Judul Film : Warkop DKI REBORN jangkrik boss
Penilaian : NOT RECOMMENDED

Film bergenre komedi ini, dikemas dengan tujuan mengulang kembali kisah grup pelawak 'Warkop' yaitu Dono, Kasino dan Indro.

Mengusung nama 'REBORN' memang film ini dikemas dengan konsep kekinian, meskipun dengan perawakan dan konsep penokohan Warkop yang dahulu.

Film ini diawali dengan setting pembacaan berita dan muncul gambar atlet menggunakan baju renang, yang tidak sesuai konteks.

Seharusnya adegan ini bisa diubah dengan menggunakan baju yang biasa aja, terlebih dikisahkan atlet tersebut bukan atlet renang.

Film ini memiliki jalan cerita yang biasa saja, sehingga membosankan.

Penggunaan joke "meme" yang pernah pop up di media sosial banyak digunakan di dalam film ini.

Film ini menjadi sangat tidak direkomendasikan karena sepanjang film selalu ada bumbu jokes PORNOGRAFI, seperti adegan menyodok pantat yang terjadi dua kali.

Pertama dialami oleh Dono (diperankan oleh Abimana) saat sedang berusaha membantu anak-anak mengambil bola di atas pohon.

Alih alih berhasil, Dono malah disodok pantatnya oleh ibu-ibu yang berada di bawah.

Alat menyodok pantatnya menggunakan kayu. Kedua, saat Dono menggunakan sedang di kantor, Dono disodok pantatnya oleh Boss Chips.

Selain itu banyaknya pemeran perempuan yang memakai baju minim terdapat film ini, seperti Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani berperan sebagai perempuan bayaran Boss Chips dalam film ini.

Nikita menggunakan baju sangat minim sampai terlihat belahan dada dan pahanya secara jelas.

Selanjutnya adegan yang dilakukan Nikita yaitu mengelus paha dan hal tersebut mengarah kepada perilaku seksual. 

Ini juga merupakan alasan kenapa film ini tidak direkomendasikan.

Pemeran Sopphie yang merupakan anggota Chips juga mengenakan pakaian seragam yang pas di badan dengan keadaan kancing terbuka di bagian dada.

Bukankah terlalu naif kalau tidak mengakui film ini mengarah ke penjualan konten pornografi?

Sederet konten yang mengarah kepada pornografi masih terdapat dalam film ini diantaranya dua asisten rumah tanggal Pak De Slamet yang menggunakan pakaian kebaya tetapi terlihat belahan dada dan pahanya.

Kira-kira apa ya maksud pembuat film ini memasukkan adegan yang terus menerus menjurus ke adegan pornografi?

Adegan lainnya yaitu orang yang lagi buang air besar dan kelihatan (meskipun di blur mozaik, tetap kelihatan kalau sedang tidak pakai celana) dan adegan Kasino menarik celana orang yang sedang membawa kayu.

Haruskah adegan ini ada? Bisakah ini dipotong wahai LSF yang terhormat?

Apakah setiap unsur komedi atau film komedi harus memanfaatkan parodi menjurus ke pornografi?

Lalu kalau anak-anak melakukan yang ditiru, pembuat film mau kah bertanggung jawab.

Anda pasti bertanya-tanya, "Hah anak-anak nonton film ini, bukannya buat dewasa?".

Sayangnya tim #nobarfilmbaik mendapatkan anak-anak ikut menonton di dalamnya.

Lalu perhatikan ratingnya! 13 tahun? Anda setuju film ini untuk 13 tahun ke atas?

Untuk anda yang mengajak ananda menonton film ini,
sudah dapatkah anda menjawab keinginantahuan ananda setelah menonton film ini?

Bagaimana kalau anda menemukan anak anda, atau teman anak ananda, meniru apa yang dilihatnya? Sudah siapkah dengan resikonya?

Yuk bijak memilih tontonan, #filmindonesia yang #filmbaik sajalah yang bangsa ini butuhkan. Komedi boleh asal ga menjurus ke pornografi ya.

Yuk pembuat film indonesia, bikinlah film baik.

Ga bosen jualan adegan yang mengarah ke pornografi? Ngerusak otak anak bangsa loh itu. Yuk perbaiki..

#Share .. artikel ini bila anda peduli dengan adik ,kaka, dan keluarga mu.. 

Kedewasaan pribadi anda  terlihat saat meng Share ini loh.. 

Penulis : Tim #nobarfilmbaik

Read more

Friday, 16 September 2016

Fenomena Pelajar tak Malu Lagi Merokok


Rokok seperti menjadi kebutuhan primer bagi sebagian orang, terutama bagi perokok. Walaupun hampir semua orang sepakat bahwa merokok itu menimbulkan bahaya dikemudian hari dan tidak ada manfaat rokok yang bisa kita dapatkan kecuali kenikmatan sesaat dan penghilang stres itupun hanya sesaat, tapi tetap saja perokok tak mau meninggalkan kebiasaannya untuk merokok.

Yang sangat kita sayangkan adalah virus rokok ini mulai menggerogoti dikalangan anak-anak remaja dan pelajar, sampai para pelajar ini juga tidak merasa sungkan dan malu untuk menenteng sebatang rokok menyala dihadapan guru-gurunya,ketika bernagkat sekolah, ketika jam istirahat sekolah, ketika pulang sekolah apalagi ketika bolos sekolah.  terlebih orang tua juga terkesan membiarkan walaupun mengetahui anaknya merokok.

Apakah pembelajaran tentang bahaya Rokok dan akibat Merokok bagi kesehatan dirinya, keluarga dan orang disekitarnya tidak disampaikan disekolah-sekolah, atau sudah disampaikan tapi mereka tidak memahaminya, atau juga sudah paham tapi sudah terlanjur kecanduan jadi sulit untuk menghentikannya, atau mungkin juga guru-gurunya sendiri yang mencontohkan untuk merokok sehingga para siswa tidak beranggapan bahwa merokok itu sesuatu yang lumrah dan biasa saja?.

Semoga setelah membaca artikel yang sedikit ini, teman-teman yang sedang belajar merokok ataupun yang sudah kecanduan dalam merokok agar segera menghentikannya, dan segera membaca kembali bahaya bagi perokok untuk kesehatan dikemudian hari. Karena Allah menciptakan tubuh kita untuk dijaga dan dipelihara bukan dirusak secara perlahan dengan asap rokok, karena tubuh ini juga amanat yang akan kita pertanggungkajawabkan dihadapan sang pencipta kelak, jangan cuma untuk kenikmatan sesaat membuat kita lalai akan pertanggungjawaban.

Baca Juga: Hukum Merokok dan Syisyah

Kemudian untuk para guru, saya memberikan saran apabila kita mendapati murid kita merokok, hukumlah dengan hukuman yang meng-edukasi, jangan dihukum dengan hukuman murid disuruh merokok dengan jumlah yang banyak dilapangan. Karena hal ini kurang memberikan efek penyadaran bagi siswa tersebut. Lebih baik dinasehati dan diberitahukan tentang dampak dan bahaya merokok bagi kesehatan dikemudian hari.

Demakian semoga bermanfaat, silahkan share dan copas disertakan dengan link sumbernya.
Read more

Hari Gini Masih Jomblo?



Hari Gini Masih Jomblo?

Jomblo apa enaknya?
Jelas saja gak enak …
Bangun tidur, tidak ada yang bangunin. (Ada sih,Ayam berkokok)

Baju terus saja kusut, tidak ada yang setrikain. (Paling di loundry)
Pagi hari bengong saja, tidak ada yang siapkan sarapan dan teh hangat.
Siang hari mesti keliling-keliling, tidak ada yang siapkan makan siang. (Mentok di Warteg)
Dompet terus tipis, mesti jajan di luar.
Motor jadi kurang berkah, hanya ditumpangi satu orang.
Malam pun kasihan tidur sendirian … Hadeuuh. (ditemenin guling)
Itulah nasib para jomblo.
Moga saja semakin terlecut untuk menikah.
Nikah itu enaknya cuma 5%.
Sisanya?
Enaaaaak bangeeeeeet.
Ayolah sempurnakah separuh agamamu.
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نَصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي
Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 625)
Semoga Allah mudahkan para jomblo untuk segera mendapatkan pasangan yang diidam-idamkan.
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel RemajaIslam.Com
Sedikit tambahan dari Rynoedin's Blog 
Read more

Tuesday, 30 August 2016

Kumpulan Puisi Jilbab/Hijab Remaja Muslim



Ikhwan First, Bismillah..."Duhai Ukhti Muslimah, Jilbab adalah bentuk kehormatan dirimu, Jilbab adalah simbol kesucian hatimu...Engkau terlihat Mewah, karena kau menutupi auratmu dengan Jilbabmu... Biarlah orang lain mencela dirimu karena Jilbabmu, asalkan jangan kau cela dirimu sendiri dengan tidak memakai pakaian kehormatanmu..JILBAB"...


wahai wanita2 akhir zaman
sampai kapan kita menentang
sampai kapan kita membangkang
aurat kelihatan sepanjang jalan
wanita dandan untuk dijajan
hukum allah tak dihiraukan
layar kaca sepanjang malam
acara kelam tak pernah padam
di syahwat hitam kita tenggelam
hukum allah tak dihiraukan
muda mudi membaur diri
bersunyi sunyi di kamar keji
hukum allah tak di hiraukan
bencana demi bencana terus melanda
melawan harta memakan jiwa
tetapi kita terus durhaka
wahai wanita.. apa yang kau tunggu
berhijablah kalian tanpa ragu
karena janji allah tak mungkin palsu
bila kita terus menunggu
maka kita akan tersapu...


Ana tak pandai merangkai kata.
Iseng2 aja akh :P
Biar di infus tetep suka ketik2 hhi

Pakailah jilbabmu, ukhti..
Agar cantiknya tubuhmu tak terlihat oleh mereka sang mata-mata jahil..
Pakailah jilbabmu, ukhti..
Agar cinta yg kau dapat bukanlah cinta biasa..
Pakailah jilbabmu, ukhti..
Sungguh kau terlihat begitu anggun dgn pakaian yg rapi:)

Ukhti, pakailah jilbabmu..
Karna Allahpun akan mencintaimu..
Karna Allahpun akan menjagamu..

Tak perlu takut wajah cantikmu tak akan menarik..
Karna sungguh, kau begitu berharga..
Begitu mahal untuk diobral..
Begitu cantik untuk dipandang..

Ya ukhti..
Aku pun mencintaimu saudariku..
Aku ingin mengjakmu untuk mengikuti aturanNya..
Bukan skedar jilbab, ukhti!
Agar kau terjaga..
Ckuplah yg 'halal' yg dpt memandangmu..
Agar sang 'halal'pun merasa teristimewa :)

Mungkin slama ini yg kau tau jilbab adalah sehelai kain yg menutupi rambutmu..
Bukan, ukhti!
Bukan!
Jilbab adalah kain yg tebal, yg menjulur sampai menutupi dada kalian!
Ingat, ukhti..
Azab Allah sangatlah pedih..
Jangan kalian tebar fitnah dgn mengumbar aurat kalian..


Duhai sdriku...
Ulurkanlh jilbabmu hingga menutupi dadamu..
Duhai sdriku...
Sungguh anggun n cantk dirimu...
Tp kecantikn bukn untk yg tak halah bagimu..
Sesungguhnya kcantikn itu trletak pd dirimu yg brtaqwa..
Duhai sdriku jilbabpi dirimu juga hatimu...
Dengan jilbab engkau lebih anggun n terjaga...


“(surat dr para lelaki tuk mu wanita cantik)”
Cantikah engkau wahai wanita.,.??
Yaa, tentunya engkau adl ciptaan Alloh yg sgt indah di pandang lagi cantik jelita.,.
Kecantikanmu sungguh membuatkiu terpesona,,
Sungguh aku ini manusia yg lemah iman,,
Mata ini slalu tertuju pada dirimu,,

Namun dengan ilmu
Aku telah mengetahui,,
Siapakah yg harus kucintai.,?

Ketika engkau berjalan mengibaskan rambutmu yg indah,, sungguh kecelakaan menantimu.,!

Engkau merasa cantik dengan rambut yg terjurai,
Sungguh malaikat Zabaniyyah melambai,
tak sabar menunggu perintah Alloh tuk menyiksamu.!

Engkau percaya dri saat keluar rumah dengan rambut yg terjurai, lagi tersingkap.,?
Percayalah,, neraka dengan segala siksanya akan melahap dirimu,…
Apakah panytas bagi diriku, mencintai wanita yg akan hangus di neraka.,?
Wajahmu yg indah tak lagi seindah dulu, bahkan wajahmu akan gosong terpanggang.!

Engkau merasa terhormat jika aku memujimu rambutmu yg menjulur nan indah..,
Namun sungguh engkai tidk lebih dari s’org budak yg tdk mempunyai kehormatan, engkau memperlihatkan perhiasanmu padaku.,.
Sungguh beruntung diriku bisa melihat sesuatu yg engkau banggakan, dgn mudah aku melihatnya.,?
Engkau merasa terhormat lgy tinngi dgn kecantikanmu,,,
Sungguh,, engkau tak lebih dari sampah, yg tersebar bau basuknya.!
Dgn mudah dn tanpa uang sepersenpun bisa menikmati wajahmu yg cantik dgn rambut yg indah,,
Sungguh kau murahan,
Lebih murah dari kotoran yg ku beli d pasar tuk bertanam.!
Tetapi sebenarnya dirimu lebih murah dr sebongkah kotoran,,
Jk kita menyentuh bintang buas, serta meta ia akan mncakar kita, krna kita bukan tuan binatng tersebut.,?
Tapi engkau wahai pemilik rambut yg indah, tidaklah lebih hina dr binatang liar.,…


ana cuma bisa memposting puisi dari ALLAH...
nih bunyinya : “Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu, dan isteri-isteri orang mukmin: Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.
(Surat Al-Ahzab ayat 59).
semoga bermanfaat...


Jangan...kau...nodai...jilbab_mu...dgn...sikap_mu...dgn...hati_mu...dgn...lisan_mu...*Jilbab...buknlah...tutup...kepala...jilbab...buknlah...perihasan...jilbab...buknlah...gaul-gaulan...*Tapi...jilbab...adlh...harga...diri_mu....#wahai...wanita...jilbab...jagalah...lisan_mu...dr...janji...'jagalah...hati_mu...dr...dengki...dan...'jagalah...sikap_mu...dr...duniawi....#Ingatlah...ketika...kaum...nabi...sampai...darah...merka...tumpahkn...demi...mengenakn...sebuah...jilbab...sebagai...*Lambang..kehormatan....%


Bismillah....

"Bukan sebuah pilihan"

Hijab…
Hijab itu harga mati
Yang tak bisa di tawar lagi, tak bisa di negosiasi lagi
Bukanlah tentang berhijab atau tidak
Tapi memang suatu KEWAJIBAN

Iya atau tidak bukan sebuah pilihan
Kau tau apa itu kewajiban?
Kewajiban bukan hal yg bisa dipilih
Tapi dijalankan dengan sepenuh hati

Identitasmu terbentuk dengan hijab
Kalam Allah terukir dengan sangat sempurna
Jaga pandanganmu dari yang bukan halal bagimu
Bentengi hati demi menjaga kesucian cintaNya

Namun, bukankah sungguh ironis jika melihat kenyataan?
Mengapa kau mengaku wanita muslim jika mendustai AyatNya?
Mengapa kau dengan berbangga hati memperlihatkan kecantikanmu?
Tidakkah kau berfikir sejenak ttg hari akhir?

Manusia di ciptakan dengan derajat yang sama di mata Allah
Begitupun dengan wanita
Namun.. ada pilihan sendiri bagi manusia
Ia akan memilih kebaikan atau sebaliknya

Dan sesungguhnya Allah maha mengetahui semua yang kita lakukan
Sehat dan tak kurang suatu apapun masih saja kita lupakan
Lantas, ni’mat Allah yang mana lagi yang engkau dustakan?

“ALLAH DOESN’T LOOK AT YOUR FACE OR YOUR BODY, RATHER ALLAH LOOKS AT YOUR HEART AND YOUR PIOUS”


‎"Aku dan Yang Teristimewa"

Meski tak sekokoh iman Asiyah
Meski tak setegar sabar Maryam
Meski tak sekaya hati Khadijah
Meski tak secantik putri Fatimah

Aku akan mencoba...
Belajar...
Dari keshalehan mereka
Ikhtiar...
Merapikan diri yang kian berantakan

Mereka wanita teristimewa
Di seantero semesta ini, bahkan di akhirat kelak
Dan itu nyata dalam sabda Rasul
Yang kuingin bisa seperti mereka

Namun aku begitu hina
Sekadar khayalpun tak pantas rasanya bersanding dengan mereka
Aku hanyalah seonggok daging yang menjijikkan
Sedang mereka adalah bongkahan-bongkahan permata berharga
Yang amat menawan dimataMu

Aku begitu rendah
Sedang mereka begitu tinggi derajat kemuliaannya
Karena memang merekalah
Yang teristimewa

Sejatinya Muslimah shalehah
Dengan balutan hijab yang melindungi harga diri dan kehormatannya
Tak hanya sebatas penghias mahkota di kepala
Tapi juga menambah anggun akhlaknya

Berbeda dengan diri yang sangat kotor ini
Aku ingin mencontohnya
Ingin sekali memiliki Din secara kaffah
Layaknya empat wanita teristimewa itu
Bimbing aku, Robbi...

Mereka wanita berhijab
Dan sungguh-sungguh berhijab
Sedang aku?
Mengenakan pakaian kehormatan
Tapi tak terhormat

Telanjang!
Ya, bisa dikata demikian
Berkerudung namun hati tercemar dosa
Hijab terulur kedada namun akhlak tak tentu arah
Tak menuju ke arahMu
Tak teguh berpijak di jalanMu

Masih pantaskah aku mengenakan ini?
Kain lebar bernama kerudung yang melekat di kepala
Masihkah layak aku menyandang gelar Muslimah?
Wahai Dzat Yang Maha Mulia, perkenankan doaku

Ampuni segala dosaku
Tetes air mata ini takkan mampu melunturkan dosaku
Meski aku bersimpuh
Kecuali atas kuasaMu, Yaa Rahman...

Terkadang aku merasa memiliki dua sisi
Saat ku di sini aku begini
Saat ku di situ aku begitu
Dan seharusnya memang aku begitu
Beraqidah dan berakhlak seperti mereka

Aku rindu sosok itu
Yang teristimewa...
Asiyah, Maryam, Khadijah, dan Fatimah
Kalian inspirasiku tuk tetap pertahankan hijab ini
Jadikan aku seorang khusnul khotimah, Ya Illahi...
Maha Daya Engkau, satu-satunya Rabbku


Baca Juga: 3 Puisi Hijab/Jilbab Terbaik

SILAHKAN SHARE DAN COPAS ASAL DISERTAKAN LINK SUMBER KAMI
Read more